Aerial & LiDAR

Geospasial

Marine & Hydrography

Pulsar Solution

Monitoring System

Agriculture & Precision Farming

Sensor Drone & Payload

UAV

Software

Integrated System

1745312764314

Disaster Migation

Mining

Infrastructure

Agriculture & Plantation

Marine & Water Resources

EPC & Industrial

Energy & Utilities

Sensor Drone & Payload

UAV

Software

Integrated System

1745312764314

Singlebeam vs Multibeam: Meningkatkan Efisiensi Survei Bawah Air Bersama Oseanland Indonesia

oseanland-1

Seiring pertumbuhan pesat transportasi jalur air, survei hidrografi yang presisi menjadi kebutuhan utama demi keselamatan dan kelancaran navigasi. Contohnya pada Shiqiao Waterway, kanal penting yang menghubungkan jalur perdagangan besar, dibutuhkan pemetaan topografi bawah air secara rutin untuk memastikan keamanan kapal dan efisiensi operasional.

Awalnya, survei ini dilakukan menggunakan HydroBoat 1200 USV dengan teknologi singlebeam echosounder. Namun, meningkatnya lalu lintas kapal menuntut ketelitian yang lebih tinggi. Untuk menjawab kebutuhan ini, digunakan HydroBoat 1500 USV dengan sistem HydroBeam M4 multibeam, yang mampu menghasilkan peta batimetri lebih detail dan menyeluruh. Studi kasus ini membandingkan singlebeam dan multibeam dari segi efisiensi, biaya, dan kualitas data, serta memberikan wawasan penting untuk proyek hidrografi ke depan.

Survei Singlebeam: Pendekatan Tradisional

1. Peralatan dan Instalasi

HydroBoat 1200 USV dilengkapi desain ringkas dengan singlebeam echosounder 200 kHz yang terintegrasi penuh. Begitu ditempatkan di perairan, alat ini langsung siap mengumpulkan data kedalaman.

2. Perencanaan Jalur

Operator hanya perlu memilih area survei lewat kontroler Android. Software SLHydro USV otomatis menghasilkan garis survei dengan jarak 5 meter.

3. Pengumpulan Data

USV berjalan mengikuti garis survei secara otonom, merekam titik kedalaman dengan minim intervensi operator.

4. Pemrosesan Data

Setelah survei, data difilter secara dasar lalu diekspor ke berbagai format untuk analisis lanjut.

5. Kinerja dan Keterbatasan

Teknologi singlebeam efektif untuk survei skala kecil, namun hanya menangkap satu titik kedalaman per ping. Pada area luas, metode ini memakan waktu lama. Meski ekonomis dan mudah digunakan, resolusinya terbatas sehingga kurang memadai untuk studi detail.

Survei Multibeam: Presisi dan Efisiensi Modern

1. Peralatan dan Instalasi

HydroBoat 1500 USV dilengkapi HydroBeam M4 multibeam echosounder dengan 1.024 beam penuh. Sistem ini sudah pre-integrated sehingga siap digunakan tanpa instalasi tambahan.

2. Perencanaan Jalur

Sama seperti singlebeam, software SLHydro USV menghasilkan jalur survei otomatis, namun dengan optimasi yang lebih efisien.

3. Pengumpulan Data

USV bergerak mengikuti jalur survei secara otonom, merekam data kedalaman beresolusi tinggi. Berkat cakupan swath lebar, waktu survei hanya 0,6 jam—tiga kali lebih cepat dibanding singlebeam. Operator dapat memantau melalui laptop yang terkoneksi dengan komputer industri di dalam HydroBoat 1500.

4. Pemrosesan Data

Data hasil survei diproses lebih lanjut dengan koreksi kecepatan suara, koreksi pasang surut, pembersihan noise, hingga stitching data sebelum diekspor.

5. Kinerja dan Keunggulan

Multibeam meningkatkan efisiensi survei dengan area cakupan lebih luas dalam waktu singkat. Tidak seperti singlebeam, sistem ini merekam hingga 1.024 beam per swath, sehingga akurasi dan resolusi jauh lebih baik. Hasilnya berupa model 3D detail dasar laut, ideal untuk proyek hidrografi berskala besar.

Analisis Perbandingan: Efisiensi, Biaya, dan Presisi

  • Efisiensi: Multibeam unggul karena lebih cepat dan mencakup area lebih luas.
  • Biaya: Singlebeam lebih ekonomis, namun multibeam memberikan ROI lebih baik untuk proyek besar.
  • Presisi: Multibeam menghasilkan point cloud padat untuk model 3D, sementara singlebeam hanya titik diskrit.

Kualitas Data dan Akurasi: Menjamin Hasil yang Andal

1. Akurasi & Standar
Kedua metode tetap menjaga confidence level 95%, memastikan data dapat diandalkan.

  • Singlebeam: 95,35% data masuk dalam interval kepercayaan, cukup untuk pengukuran kedalaman dasar

  • Multibeam: Memberikan validasi real-time dengan resolusi jauh lebih detail.

2. Resolusi & Detail

  • Singlebeam: Efektif untuk pemetaan kontur dasar namun kurang detail mendeteksi fitur kecil.

  • Multibeam: Menghasilkan model 3D dengan resolusi tinggi, mampu mengidentifikasi objek bawah air seperti gundukan pasir, karang, hingga halangan navigasi.

Kesimpulan: Menentukan Teknologi yang Tepat

Studi ini membuktikan bahwa meski singlebeam echosounder masih relevan untuk survei kecil, multibeam echosounder menawarkan keunggulan signifikan dalam efisiensi, detail, dan akurasi. Multibeam menjadi pilihan utama untuk proyek hidrografi berskala besar yang menuntut kualitas tinggi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan data hidrografi yang akurat, multibeam akan berperan penting dalam meningkatkan keselamatan jalur air, monitoring lingkungan, hingga manajemen navigasi. Bersama Oseanland Indonesia, solusi pemetaan bawah air dapat dioptimalkan dengan teknologi terkini untuk mendukung masa depan survei kelautan yang lebih presisi.

Ingin tahu bagaimana teknologi multibeam echosounder bisa mendukung proyek survei Anda?

Hubungi Oseanland Indonesia untuk mendapatkan informasi selengkapnya!


OSEANLAND INDONESIA GROUP

#WeProvideYouBetter

📍Ruko Sentra Menteng Bintaro Sektor VII Blok MN No. 10 South Tangerang

🔗 https://oseanlandgroup.co.id

✉️ Info@oseanland.co.id

📞 +62 822-2700-0704

Share

You Might Also Like

Produk Stonex Original dari Distributor Resmi Indonesia

oseanland-indonesia-distributor-stonex-scaled

Read

Longsor Bisa Dideteksi Dini? Ini Teknologi EWS di Bogor

oseanland-indonesia-distributor-resmi-ackcio

Read

All Filter

Sort by